aku part 2
Di part 1 mungkin cuma awal aja aku gak mau gabungin semuanya karena mungkin aku gak mau satuan semuanya dalam satu hal sama aja seperti kisah hidup aku gak mau aku tularin ke orang lain karena aku yang sudah biasa aja masih belum mampu menopang semua nya hehehehe.
di sini aku bakalan ceritain kisah dengan pasangan aku yang sekarang bukan yang kemarin, karena untuk mengingatnya saja sudah sakit apalagi untuk aku ceritakan :')
awal aku bertemu dia dan sampai jadian sudah aku ceritakan sebelumnya sekarang mungkin perjalanan kisah kami ya .
ya mungkin tuhan udah mengabulkan doaku selama ini untuk mendapatkan pasangan yang sesuai dengan keinginan aku, dia sudah dekat dengan keluargaku dan begitu juga sebaliknya dan kondisi aku sudah membaik juga saat awal-awal berpacaran, aku sudah mempunyai gaji tetap tapi aku flashback lagi deh ke awal .
aku masih ingat jelas deh waktu aku mendapatkan musibah kehilangan motor kesayangan aku dan semua itu menghancurkan semua mimpi aku dan akupun ditinggalkan pasangan aku dulu , maaf aku menceritakanya lagi karena aku sangat sakit hati dengan semua yang pernah aku alami. motorku hilang memang rencana tuhan tapi aku tidak habis fikir aku kehilangan karena aku di suruh mantanku itu untuk mengantar dia kembali keasramanya tapi setelah itu aku di tinggalkan . hmmmmm
sudahlah mungkin hanya sekilas saja.
dan efek dari kehilangan kendaraan itu bukan hanya sampai di situ saja , pekerjaan dll lambat laun menjauh dariku karena aksesku yang terbatas ,
begitu juga saat aku mendekati pasanganku yang sekarang banyak sekali hambatan yang aku alami tapi aku mencoba tegar dan berusaha karena pasti ada jalannya .
sudah hampir 7 bulan kami berpacaran. dan apa yang selalu aku fikirkan setiap kencan dengan dia aku malu kenapa aku gak bisa membahagiakan dia !!!!
meskipun dia tampak bahagia dengan semua ini tapi aku takut dejavu itu kembali padaku .
jujur aku adalah lelaki yang cengeng dan saat aku menulis cerita ini saja aku masih menitikan air mata . aku selalu merepotkan dia aku selalu dan selalu membuat dia marah sampai-sampai aku selalu merasa bersalah dan di salahkan meskipun kenyataannya tidak demikian .
aku masih ingat saat aku dulu belum memiliki kendaraan, aku mengajak dia untuk kencan dengan kendaraan umum tapi dia lebih memilih bermain dengan kawan kawannya . di situ aku berfikir apakah sehina itukah aku sampai dia memilih kawannya ketimbang aku ? tidak perlu lagi aku ceritakan apa yang terjadi denganku saat itu karena kalian sudah bisa menebaknya.
mungkin karena terlalu sayangnya dan aku selalu berfikir apa yang tidak mungkin di dunia ini bila kita berusaha . dan aku memaafkan pasanganku itu atas perlakuan dia kepadaku :')
dan suatu ketika aku berinisiatif apa salahnya selagi berpacaran aku berbisnis bersama dengan dia ya tujuannya cuma ingin memberikan apa yang dia inginkan. mulailah aku mencari modal dengan meminjam dengan teman ibuku dan dengan rekanku dngan jaminan 1 bulan uang kembali . lagi lagi jalan tidak semulus jalan tol bisnis ini belum terlihat untungnya bahkan telah terpakai untuk ongkos kami mencari barang di jakarta. pikirku tidak apalah yang jelas aku sudah bisa membuat dia bahagia dengan cara mencari hal yang belum pernah dia lakukan dan senyum dia cukup membuatku merasa menjadi orang paling beruntung di dunia meskipun aku masih berfikir bagaimana cara mengembalikan uang itu.
entah apa yang bisa membuatku sesayang itu kepadanya apakah aku tetap bisa merasakan sayang ini atau malah aku mendapatkan kecewa lagi??? ah sudahlah aku buang jauh jauh saja fikiran itu .
yang jelas aku ingin hubungan aku ini bisa lebih berbeda dengan hubungan orang lain. dan aku juga bukan orang yang tidak tau terima kasih kedepanya saat aku sudah bisa mencukupi kebutuhan aku sendiri dalam artian aku sudah bekerja aku akan balas semua kebaikanya karena percayalah kau tak akan terganti :')
0 comments:
Post a Comment