Aku kamu dan kita
Sunyi malam mulai mengawali hariku bintang terang ya sedari tadi kudambakan cahayanya tak kunjung datang berharap dan berharap lagi cahaya indahnya menyinari malamku ini tapi setelah lama menanti aku baru tersadar cahaya terang itu telah tertutup oleh rintikan hujan . selalu begitu , aku selalu mengharapkan sesuatu yg mustahil dapat kuraih .
apalah aku ini!! Aku hanya seorang yg tak berharta aku hanya punya cinta dan kejujuran selebihnya untuk sekarang ini hanyalah impianku saja yg belum tau kapan dapat aku wujudkan sama halnya mengharapkan datangnya bintang saat mendung menjelang.
Aku memang seorang yang sangat mencintainya dan jumlah cintaku sama seperti jumlah rintikan hujan yang turun . Dapatkah kamu menghitungnya ?
Iya aku mencintai , memang aku menyayangimu melebih cintaku dulu kepada mereka yg terdahulu . Jujur saja aku tak mampu aku menjawab dan memberikan alasan mengapa aku bisa seperti ini kepadamu .
Aku bukan orang yg munafik aku tidak menerima kamu apa adanya ! karena menurutku hanyalah orang yang bodoh yang dapat menerima pasangan nya apa adanya. Aku menunjuk kamu sebagai pendampingku karena hanya dengan kamu kenyamanan yg kamu tawarkan terhadapku dapat kamu buktikan kekurangan yang ada dalam diriku dapat kamu sembunyikan cantik parasmu yang menawan dapat membuatku mabuk kepayang. Jadi tidak ada alasan ataupun kemunafikan yang aku berikan kepadamu sampai-sampai aku berani berkata aku menerima kamu apa adanya karena kenyataan nya aku melihatmu dari kenyamanan, pengertian dan paras yang menawan yg tak kudapatkan dulu.
Tak banyak yg dapat aku tawarkan kepadamu untuk tetap bertahan denganku hanya kebahagiaan, pertengkaran dan kasih sayang yang aku dapat berikan kepadamu .
Aku bukan seorang pangeran yang memiliki singgasana mewah untuk kamu duduki. Tapi aku berjanji akan selalu memperlakukan kamu seperti permaisuri di kerajaan kecil yang baru akan perlahan-lahan kita bangun.
Karena duniapun tau, tanpa adanya kamu tak akan ada kita :)
0 comments:
Post a Comment