buta hati

"twitter" apa yg kalian fikirkan saat ada yg mengatakan kata-kata itu di hadapan kalian?.

kalo aku sih langsung teringat saat pertama kali aku ingin move on dan mencari orang yg tepat buat menjadi pengobat hati ini.

memang banyak yg mengatakan dunia maya lebih kejam dari dunia nyata. di dunia maya kamu bisa melihat wajah orang yg tidak original lagi alias editan komputer dll.

ah fikirku kan cuma iseng, kan tujuannya untuk belajar melupakan kegagalan kemarin. dan saat keisengan yg ku lakukan itu aku terpaku dgn salah satu pemilik akun yg gk mau aku sebutkan namanya.

memang kami sudah saling mengenal, tapi belum pernah sekalipun saling menyapa. hampir setiap hari aku melihat perkembangan tweet" yg dia buat apakah dia ada yg mendekati, apa hobi dia akupun mencari tahu semuanya bisa di katakan aku ini adalah stalker akun twitternya.

mmmm cukup lama sih aku menjadi stalkernya dan dia sama sekali gk menyadari hal itu.
mungkin sudah bnyk sekali foto-foto dia yg tersimpan di tempat tersembunyi yg hanya aku yg mengetahuinya.

bila di tanya apakah untungnya di aku, aku pasti akan bingung menjawabnya. mungkin ini adalah hobby baruku yg menurutku menyenangkan tapi menurut orang lain pasti aku ini orang yg gk punya kerjaan, tapi ah sudahlah yg jelas aku tidak merugikan siapapun.

tapi pada suatu malam aku termenung melihat foto nya dan berceloteh dlm hati "bila aku berjalan di tempat dan tidak ada perkembangan, aku gak akan pernah tau bagaimana kelanjutan dari semuanya"

oke setelah malam itu aku coba memberanikan diri untuk mendekatinya, hal yg pertama aku lakukan adalah meminta nomor ponselnya dari teman dekatnya .

tapi tidak langsung aku hubungi dia, keberanianku masih sangat sedikit bisa dikatakan mental aku ini adalah mental tempe. 2 hari setelahnya baru aku berani basa basi dengan dia melalui sms .

oke aku persingkat ya.
1 bulan kami melakukan pendekatan . dan aku memberanikan diri untuk mengatakan cinta padanya karena menurutku dia sudah memberikan respon yg cukup baik.

tapi saat aku katakan semuanya jawabannya adalah penolakan. ternyata selama ini aku yg salah, aku salah mengartikan maksud di balik hatimu. ternyata selama ini aku anggap dia benar-benar mencintai aku. tapi ternyata dia tidak mencintai aku.

"buta hati" iya memang bisa di katakan seperti itu karena aku terpana oleh keindahannya.
tapi dia tidak pernah tau bila aku benar-benar mencintainya yah mungkin sudah suratan takdirku seperti itu apa mau di kata aku hanya bisa menerimanya dengan lapang dada.

posted under |

0 comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Follow me

top posting

top posting

Recent News

Followers